Kopi hitam dan sebatang rokok putih

Bagi sebagian orang menikmati kopi hitam dan sebatang rokok putih bersamaan adalah sesuatu kenikmatan tersendiri tanpa harus menjelaskan bagaimana rasa nya ?

ada satu pertanyaan dari seorang teman yang bertanya :

X : Apa enaknya sih ngopi sambil ngerokok ?

O : ... (diam)

X : Enaknya dimana sih bro ?

O : ... (diam)

X : Bro enaknya dimana sih ?

O : Begini yak bro, ada beberapa kenikmatan yang belum bisa dijelaskan secara lisan, cukup dijelaskan dengan ketenangan.

X : Maksudnya bro ?

O : Sekarang begini yah, ... (diam) dan agaknya klo gue jelasin bisa panjang dengan penjelasan gue dan pendapat gue tentang kenikmatan ngopi sambil ngerokok.

X : apaan sih bro maksudnya, singkat aja sih ?

O : lo diam aja dan tenang.

X : (pergi meninggalkan) Mungkin bete dikasih penjelasan seperti itu.

Yah saya sendiri masih belum bisa menjelaskan bagaimana mengungkapkannya dengan kata - kata yang dapat saya sampaikan ke orang yang bertanya demikian. Nanti kalau dijelaskan takutnya orang yang bertanya mengikuti kebiasaan itu, memang kebiasaan minum kopi sambil merokok sebatang rokok putih tidak sehat. Merokok saja sudah tidak sehat apalagi menjelaskan tentang kenikmatan merokok sambil menikmati kopi hitam. 

Mungkin bukan kenikmatan yang didapat dari efak merokok sambil meminum kopi hitam, melainkan menghilangkan sejenak kegelisahan atau kebosanan yang menerpa orang yang merokok sambil meminum kopi hitam, jujur saja ini yang saya rasakan. Sebernarnya saya juga ingin menghilangkan kebiasaan "meminum kopi hitam sambil merokok putih". Tapi entah kenapa kebiasaan ini sangat susah dialihkan. 

Jadi saya sedikit ingin menjelaskan pertanyaan "Apa enaknya sih bro minum kopi sambil ngerokok?" di sini.

"Kopi hitam dan rokok adalah teman terbaik saat bosan dan stress melanda" entah dari mana kutipan itu berasal dan menempel di benak saya dan pikiran saya atau mungkin ini berasal dari iklan - iklan yang timbul di media televisi atau bisa juga berasal dari melihat orang - orang yang menikmati kopi hitam dan rokok begitu sangat rileks dan santai. Mungkin dari ketiga itu benar semua, tapi yang paling saya yakin kutipan ini berasal dari iklan - iklan rokok yang begitu imajinatif dan sangat kreatif menyampaikan isi pesan tentang merokok.

Sebenernya dengan meminum kopi hitam saja sudah nikmat tidak usah ditambah dengan merokok, tapi bibir dan mulut ini menjadi terasa asem, entah kenapa juga rasa asem dalam mulut dan bibir bisa begini. Apalagi sering mendengar kalimat seperti ini "mulut asem banget klo belom ngerokok".

Kembali lagi ke iklan - iklan rokok yang imajinatif dan kreatif dalam menyampaikan isi pesan ke target pasarnya, padahal di Indonesia sendiri rokok tidak dibolehkan menampilkan wujud dari rokok.

Dengan tidak menampilkan wujud dari rokok saja mereka sudah banyak membius jutaan penikmat rokok di Indonesia apalagi dengan menampilkan wujud dari rokoknya, mungkin seluruh rakyat bisa merokok semua. (mungkin)

Sisi negatif rokok sudah banyak yang di sebarluaskan termasuk pabrikkan pembuat rokok tersebut dengan menampilkan tulisan (merokok berbahaya untuk bla bla bla) intinya merokok itu berbahaya bagi tubuh dan sekarang di bungkus rokok sudah terdapat gambar - gambar yang mengerikan. 

ini solusi para pengiklan dan pemasar rokok

Tapi masih saja para pengiklan rokok menampilkan sisi baik si rokok tersebut di media televisi dan cara penjualan mereka juga hebat dengan memberikan bungkus rokok yang baru untuk bisa di isi ulang dengan tidak menampilkan gambar - gambar yang mengerikan. 

dan Pemerintah juga tidak tegas untuk membuat rokok itu berhenti di perjualbelikan, untuk saran saja seharusnya pemerintah menghentikan iklan - iklan rokok di berbagai media apapun.

(sotoy yah, tapi serba salah juga sih. yang paling baik sih kita harus jadi produsen rokok untuk memasok ke seluruh negara yang ada. kita hanya produsen saja bukannya tembakau rokok Indonesia paling bagus cuma agaknya orang indonesia terlalu baik untuk memasarkan rokok)

Penjelasan memang gak nyambung dari pertanyaan ""Apa enaknya sih bro minum kopi sambil ngerokok?"

Yang di tanya apa jawabnya malah tentang rokok, dari penjelasan di atas cikal bakal kenikmatan dari merokok sambil ngopi itu yah dari sisi pemasar rokok itu, mereka memberikan asumsi - asumsi yang menampilkan bahwa merokok itu nikmat sih intinya. 

Pernah saya baca sedikit tentang pemasar awal rokok itu adalah wanita, wanita yang menjual rokok cantik dan manis, dan awalnya rokok itu tidak laku dijual karena memang tidak baik untuk kesehatan tubuh tapi dengan kreatifnya wanita itu menjual dengan cara "memberikan sedikit rasa sensual bibirnya kepara target si wanita penjual rokok" dengan cara menempelkan bibir si wanita penjual rokok yang cantik tersebut di depan para calon pembeli rokok tersebut. Awal mulanya rokok laku terjual dan di isap banyak pria bukan karena rokok itu sendiri tapi karena rasa dan nilai tambahan terhadap rokok yang diberikan si pemasar yang kreatif.

Mungkin segitu sih penjelasan jawaban saya atas pertanyaan "Apa enaknya sih bro minum kopi sambil ngerokok?"

@odyady_

 

Comments

Popular posts from this blog

"Ananta Prahadi" sudah tersentuh

R.I.S.A.R.A