Didekap oleh rindu






Tidak tahu apa yang terus mendekap ku selama ini, rasanya begitu sesak dan mengambang. Seperti tangisan yang ingin keluar tapi tidak tahu bagaimana cara menemukan jalan keluarnya mungkin tersesat dalam jiwa yang tersesat oleh sesuatu yang di sebut rindu.

Sudah aku ingin lepas dari dekapan rindu yang menjebak ini. Pergi saja kau rindu yang selalu mendekap, aku heran kenapa rindu selalu datang pada jiwa yang tersesat. Dekapan mu membuat ku sesak dan harus kuat menahan.

Begitu kuat dekapan mu hingga aku berteriak saja tidak keluar suara, aku melawan tapi kau selalu saja bisa melemahkan perlawanan ku, aku berdoa kau makin kuat mendekap, akhir ku abaikan saja.

Diabaikan dia semakin menggoda, sudah yah jangan mendekap.

Rindu itu diam saja. 

Mohon lepaskan dekapanmu.

Jakarta, 22 September 2014




Comments

Popular posts from this blog

"Ananta Prahadi" sudah tersentuh

R.I.S.A.R.A

Tv berita tanpa mereka nampak hampa, 5+ reporter stand upper wanita yang menghiasi layar kaca kamu...